Karutan Buntok Menjalin Sinergitas Dengan Unsur Pers, Bincang Seputar Program WBP

Barito Selatan | Kabar Media News — Buntok, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Buntok, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kanwil Kemenkumham Kalimantan Tengah menjalin sinegitas bersama unsur pers setempat dengan melakukan bincang-bincang seputar Program Pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Buntok, Senin (20/2/2023).

Program pembinaan yang diberikan kepada para WBP yang dipimpin oleh Kepala Rutan Kelas IIB Buntok *Sinardi* berpedoman dari UU RI Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan.

Menjelaskan pelaksanaan pembinaan yang diberikan pola pendekatan dengan cara humanis, sehingga terjalin komunikasi antara orang tua, saudara dengan orang yang dibina sama pembina.

“Karena kita ketahui kondisi Warga Binaan Rutan Kelas IIB Buntok terdiri dari bermacam suku, adat, karakter dan status sosial, sehingga membutuhkan suatu tehnik pendekatan sehingga terjalin hubungan komunikasi yang harmonis baik sesama penghuni maupun dengan pembina.

Ia mengatakan, hal itu mengingat kita kepada petuah orang tua kita bahwa “Hargailah sesamamu, niscaya kamu akan disegani” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Buntok dalam bincang-bincang santai di Whorkshop yang ada di Rutan Buntok yang merupakan bangunan yang didirikan khusus tempat program pembinaan Kemandirian bagi WBP sambil menikmati hidangan secangkir kopi Buntok, racikan para WBP.

Ia melanjutkan, Isi Rutan Kelas IIB Buntok saat ini berjumlah sebanyak 168 Orang ( 156 Orang Laki-Laki dan 12 Orang Perempuan) yang kapasitas sebenarnya 150 Orang, sangat membutuhkan sentuhan dan trik jiwa-jiwa pembina dalam memberikan bimbingan pembinaan berupa Pembinaan Keperibadian (Keagamaan & Pendidikan) dan Pembinaan Kemandirian (Keterampilan) sebagai bekal jika nantinya kembali berbaur dengan keluarganya, masyarakat dan lingkungannya.

“Kalau sudah mendapat pembinaan dan keterampilan otomatis dapat menghidupi dirinya, keluarganya syukur kalau bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan turut membangun daerah tempat dimana berdomisili yang pastinya tidak akan membuat melanggar hukum lagi, ujar pria kelahiran Bone Sulawesi Selatan ini.

Ia menambahkan lagi, pihaknya sudah melakukan Koordinasi dengan pimpinan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Kalteng dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel dan Instansi terkait dan Aparat Penegak Hukum, Unsur Forkopimda Barsel setempat bersedia memberikan dukungan dalam melaksanakan Pembinaan bagi sebagian kecil Masyarakat Barito Selatan yang sementara tersesat karena tidak paham dengan hukum dalam hal ini Warga Binaan yang ada ditempat kami ini, sebagai bentuk dukungan kepada KemenkumHAM.

“Insya Allah dengan dukungan semua pihak terutama Pemerintah Daerah Barsel dan kerja sama dengan baik dengan insan Pers dalam hal ini *Pejuang kuli tinta* yakin dan percaya dengan niat yang tulus semua pasti terwujud” Rutan Buntok BERSINAR pungkas Sinardi.

Pewarta: Gunawan
Sumber Berita: Karutan Buntok

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *