Kabarmedianews.com-Inhil-
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MAN 1 Indragiri Hilir melalui dua guru terbaiknya, Hermandas, S.PdI., Gr dan Muhammad Azhar, S.Sos., M.Pd, Keduanya sukses menyelesaikan tugas besar sebagai “Penulis Nasional Instrumen Soal AKMI (Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia) 2024” , sebuah capaian bergengsi yang tidak hanya mengharumkan nama madrasah, tetapi juga membawa manfaat besar bagi peningkatan mutu pendidikan madrasah di Indonesia.
Penutupan kegiatan ini berlangsung pada 8-10 Desember 2024 di Hotel The Crystal Luxury Bay Resort, Nusa Dua, Bali. Dalam kesempatan tersebut, Bapak H. M. Sidik Sisdiyanto selaku Direktur KSKK Direktorat Pendidikan Islam Kemenag RI, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim penulis yang telah bekerja keras menghasilkan soal-soal berkualitas untuk mendukung pelaksanaan AKMI.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi dedikasi Bapak/Ibu yang terpilih sebagai Penulis Nasional Instrumen Soal AKMI 2024. Total ada 5.000 guru pendaftar awal, hanya 15 orang terbaik di setiap literasi untuk jenjang MI, MTs, dan MA yang berhasil lolos. Ini merupakan pencapaian luar biasa,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari Tim Penulis Nasional Soal AKMI 2024, Hermandas dan Muhammad Azhar berkontribusi secara signifikan dalam menyusun soal , Literasi Sosial Budaya, untuk jenjang Madrasah Aliyah (MA). Bersama rekan-rekan penulis lainnya, mereka berhasil menyusun 12.000 soal yang meliputi empat literasi utama di setiap jenjang, yaitu Literasi Membaca, Literasi Numerasi, Literasi Sains, dan Literasi Sosial Budaya. Capaian ini tidak hanya menunjukkan kompetensi para penulis, tetapi juga komitmen tinggi terhadap pembelajaran berbasis literasi yang menjadi fokus pengembangan pendidikan madrasah.
Pada kesempatan yang sama, Bapak Abdul Basit Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Direktorat KSKK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI, turut menegaskan pentingnya keberlanjutan program AKMI di tengah tantangan ke depan.
“Meskipun pendanaan dari World Bank telah berakhir, kami telah menyiapkan formula baru agar program AKMI ini tetap berlanjut setiap tahunnya. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pembelajaran di madrasah terus berkembang dan mampu mengikuti kebutuhan zaman, terutama dalam membangun kecakapan berbasis literasi,” ujarnya.
Kegiatan penulisan soal ini tidak terlepas dari tantangan, terutama jadwal padat yang sering menggunakan waktu akhir pekan. Namun, semangat dan dedikasi para penulis nasional, termasuk Hermandas dan Muhammad Azhar, menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini.
“Tidak mudah menjalani proses ini, tetapi kami merasa terhormat bisa menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di madrasah. Semoga soal-soal yang kami susun dapat memberikan manfaat besar bagi siswa-siswi madrasah di seluruh Indonesia,” ungkap Hermandas.
Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan penuh pihak madrasah. Kepala MAN 1 Indragiri Hilir menyampaikan rasa bangga atas pencapaian kedua guru tersebut. “Prestasi ini menunjukkan bahwa MAN 1 Indragiri Hilir memiliki sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi guru-guru lainnya untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi pendidikan,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan, capaian Hermandas dan Muhammad Azhar ini diharapkan menjadi inspirasi tidak hanya bagi guru-guru di MAN 1 Indragiri Hilir, tetapi juga bagi guru madrasah di seluruh Indonesia untuk terus berinovasi dan membawa pendidikan madrasah ke tingkat yang lebih tinggi. Hal ini menjadi bukti bahwa pendidikan madrasah memiliki potensi besar untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi bangsa yang berkualitas dan berdaya saing global (***mhd)
Penulis Hermandas Guru MAN 1 Tembilahan.







