Masa Transisi Tanggap Darurat, Bupati Eka Putra Turun ke Lapangan Pastikan Semua Berjalan Baik

KMN, Batipuh Selatan | Udara lembab sisa hujan masih terasa ketika langkah Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM memasuki kawasan Nagari Guguak Malalo. Di hadapannya, sisa material lumpur, pasir, dan batu masih menutup sebagian ruas jalan, menjadi bukti betapa beratnya bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah itu.

Kunjungan kali ini bukan sekadar formalitas. Eka Putra datang untuk memastikan masa transisi tanggap darurat — yang sudah berjalan sepekan — benar-benar terlaksana dengan baik, terukur, dan menyentuh kebutuhan warga yang paling mendesak.

Di salah satu titik, sejumlah petugas terlihat bekerja memindahkan material yang menimbun akses jalan. Suara alat berat berpadu dengan instruksi di lapangan, menunjukkan bahwa jalan penghubung antarwilayah ini menjadi prioritas utama pemulihan.

Sementara di Dusun Pasar Malalo, laporan lain diterima. Jalan yang selama ini menjadi akses warga ternyata hanyut terbawa derasnya arus air saat banjir bandang menerjang. Bupati mendengarkan dengan seksama, meminta data detail sekaligus memastikan jalur alternatif tetap terjaga.

Tak berhenti di situ, Eka Putra juga meninjau proses pemasangan tiang listrik baru. Infrastruktur vital itu rusak berat akibat bencana, membuat sebagian warga harus bertahan tanpa penerangan layak.

“Alhamdulillah, pemasangan tiang listrik berjalan baik. Petugas PLN terus bekerja. Semoga listrik segera normal kembali,” ujarnya, memberi semangat kepada petugas di lapangan.

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan darurat. Pemulihan jangka panjang juga dipersiapkan, termasuk rencana pengajuan pembangunan kembali Sabo Dam yang hancur diterjang banjir bandang.

“Jalan yang hancur juga akan kita bangun kembali. Ini urat nadi distribusi dan hasil pertanian masyarakat,” tambahnya.

Ia mengajak masyarakat ikut menjaga situasi tetap kondusif dan mendukung setiap langkah perbaikan. “Mari kita jaga bersama petugas yang bekerja di lapangan. Mereka bekerja untuk kita semua,” pesannya di Dusun Rabumas.

Eka Putra menekankan bahwa pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten terus duduk bersama mencari solusi terbaik untuk normalisasi infrastruktur dan percepatan penanganan pascabencana.

“Tolong doakan kita kuat menjalankan amanah ini. Semua yang kita lakukan demi kesejahteraan masyarakat Tanah Datar,” ucapnya.

Sementara itu, dari Dinas SDABK Provinsi Sumatera Barat, Kabid PJSA Idola Duangga menjelaskan, pembersihan jalan di beberapa titik terdampak sudah dan terus dilakukan, termasuk di Tanjung Sawah dengan bantuan alat berat.

Ke depan, di kawasan tersebut direncanakan pembangunan jembatan baru. Bencana telah membentuk aliran sungai baru yang melintas di badan jalan, dan langkah ini sudah melalui koordinasi bersama Gubernur Sumbar dan Bupati Tanah Datar.

TIM RMO

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *