KMN, Tanah Datar | Komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman bencana kembali ditegaskan Kapolres Tanah Datar AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K.. Bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolres memimpin langsung kegiatan penanaman 1.000 pohon di sejumlah wilayah rawan banjir bandang, Kamis (15/1/2026) sore.
Kegiatan utama dipusatkan di Jorong Sungai Jambu, Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan, tepatnya di kawasan eks MTsN 7 Sungai Jambu. Lokasi ini dipilih karena dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap banjir bandang dan membutuhkan langkah mitigasi jangka panjang melalui penguatan fungsi ekologis kawasan.
Tidak hanya terfokus di satu titik, gerakan penghijauan ini juga dilaksanakan secara serentak di Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum, serta Nagari Pasir Laweh, Kecamatan Sungai Tarab. Penanaman massal tersebut menjadi simbol keseriusan jajaran Polres Tanah Datar dan Forkopimda dalam memandang lingkungan sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem keamanan masyarakat.
Sebelum penanaman dimulai, seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama. Suasana khidmat menyelimuti kegiatan tersebut, mencerminkan harapan agar setiap pohon yang ditanam menjadi amal jariyah serta memberi manfaat nyata bagi keselamatan generasi mendatang.
Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Datar AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan langkah konkret kepolisian dalam menjaga keseimbangan alam demi keselamatan warga.
“Menanam pohon berarti menanam harapan. Ini adalah langkah kecil dengan dampak besar bagi masa depan Tanah Datar. Ketika alam terjaga, maka masyarakat pun lebih terlindungi dari potensi bencana,” tegas Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berperan aktif merawat dan menjaga pohon-pohon yang telah ditanam. Menurutnya, keberhasilan program lingkungan tidak hanya ditentukan oleh penanaman, tetapi oleh kesadaran bersama dalam merawatnya secara berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar yang diwakili Asisten II Ten Feri, ST, M.Si, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Polres Tanah Datar. Ia menilai langkah yang dipimpin langsung Kapolres tersebut sebagai wujud sinergi kuat antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan lingkungan.
“Merawat alam adalah investasi keselamatan masyarakat. Pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan, justru harus berjalan seiring untuk masa depan yang lebih aman,” ujar Ten Feri.
Penanaman pohon secara simbolis kemudian dilakukan oleh Kapolres Tanah Datar bersama Asisten II dan unsur Forkopimda lainnya. Momentum ini menjadi gambaran nyata kebersamaan lintas sektor dalam menjaga Tanah Datar agar tetap hijau, aman, dan berkelanjutan.
Melalui gerakan penanaman 1.000 pohon ini, Kapolres Tanah Datar kembali menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga mencakup peran strategis dalam menjaga alam sebagai benteng alami demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Tanah Datar.
Catatan Redaksi:
Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.
Nano Bojes







