KABARMEDIANEWS. COM |
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Debit air yang kembali meningkat menyebabkan sejumlah wilayah di Kecamatan Sragi dan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, kembali terendam pada Sabtu (24/1/2026). Menanggapi situasi ini, petugas dari Polres Pekalongan bergerak cepat melakukan evakuasi warga saat menggelar patroli pemukiman.
Hingga pukul 10.00 wib, puluhan warga dilaporkan telah meninggalkan rumah mereka untuk mencari perlindungan di posko pengungsian yang telah disediakan.
Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H., mengkonfirmasi bahwa evakuasi dilakukan menyusul kenaikan debit air yang cukup signifikan sejak pagi buta. Menurutnya, patroli intensif dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak di dalam rumah saat air mulai masuk ke area pemukiman.
”Benar, wilayah kembali terendam. Saat personel kami melaksanakan patroli rutin di pemukiman, ditemukan debit air yang meningkat sehingga petugas langsung membantu evakuasi warga ke tempat pengungsian yang lebih aman,” ujar AKP Turkhan.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga Sabtu siang, total sebanyak 43 jiwa telah menempati posko pengungsian. Berikut rinciannya:
Posko Kecamatan Siwalan: 13 orang (Warga Dukuh Babadan, Desa Pait).
Posko Lokatex: 30 orang (Warga Dukuh Tugurejo, Desa Pait).
AKP Turkhan menjelaskan bahwa gelombang pengungsian terbaru terjadi di Dukuh Tugurejo sekitar pukul 07.30 wib.
“Ada penambahan 30 warga dari Tugurejo yang masuk ke Posko Lokatex pagi tadi karena debit air terus naik,” tambahnya.
Saat ini, ketinggian air di dua lokasi terdampak, yakni Dukuh Babadan dan Dukuh Tugurejo, terpantau berada di kisaran 30 cm hingga 50 cm. Meski akses jalan mulai terhambat, pihak kepolisian memastikan bahwa kondisi kesehatan para pengungsi masih terpantau stabil.
”Untuk kondisi kesehatan pengungsi sampai saat ini alhamdulillah masih dalam keadaan sehat. Kami terus berkoordinasi dengan tenaga medis untuk pemantauan rutin,” tegas AKP Turkhan.
Pihak Polres Pekalongan mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan evakuasi susulan mengingat cuaca yang masih fluktuatif. (ozy)
Editor : Humas Polres Pekalongan
Red-Spyd







