Ahmad Fadly Dinilai Merakyat, Stabilitas Pangan Tanah Datar Tetap Terjaga

Tanah Datar | Menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly kembali menunjukkan peran strategisnya dalam menjaga ketenangan masyarakat melalui kepastian ketersediaan bahan pangan pokok di daerah tersebut.

Di tengah kekhawatiran publik akan potensi lonjakan harga dan kelangkaan kebutuhan pokok, Ahmad Fadly hadir dengan langkah konkret. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memastikan stok pangan berada dalam kondisi aman, distribusi terkendali, serta harga relatif stabil di pasaran.

Kepastian tersebut disampaikan Ahmad Fadly usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Nasional secara daring bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Selasa 27 Januari 2026, dari Aula Bappeda Litbang Tanah Datar.

Dalam rakor tersebut, isu inflasi pangan menjadi perhatian utama pemerintah pusat dan daerah. Ahmad Fadly menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh lengah, terutama menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan masyarakat.

Menurut Ahmad Fadly, stok bahan pokok strategis seperti beras, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, serta kebutuhan penting lainnya hingga saat ini masih berada dalam kondisi relatif aman. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan pasokan agar tidak terjadi gangguan distribusi yang berdampak pada kenaikan harga.

Ahmad Fadly dikenal sebagai pimpinan daerah yang aktif mengawal langsung kebijakan strategis. Ia menegaskan bahwa pemantauan pasar dilakukan secara berkelanjutan bersama organisasi perangkat daerah terkait demi mencegah praktik penimbunan dan permainan harga yang merugikan masyarakat.

Ia menekankan, masyarakat harus dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang dan khusyuk tanpa dibebani kecemasan terhadap mahalnya kebutuhan pokok. Karena itu, pengawasan distribusi serta ketersediaan barang terus diperkuat hingga ke tingkat lapangan.

Tidak hanya sebatas pemantauan, Ahmad Fadly juga memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan langkah nyata berupa pelaksanaan operasi pasar murah sebagai instrumen pengendalian harga dan stabilisasi pasokan pangan di Tanah Datar.

Kebijakan operasi pasar murah tersebut dinilai sebagai wujud keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan serta warga yang masih terdampak kondisi ekonomi dan bencana pada waktu sebelumnya.

Ahmad Fadly menegaskan bahwa kehadiran pemerintah harus benar benar dirasakan langsung oleh masyarakat. Operasi pasar murah menjadi sarana menjaga daya beli warga sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pengendalian inflasi. Daerah yang responsif dan aktif, menurutnya, akan lebih mampu menjaga stabilitas ekonomi dan ketenangan sosial masyarakat.

Kehadiran Ahmad Fadly bersama jajaran OPD terkait dalam rakor tersebut memperlihatkan kuatnya koordinasi lintas sektor di Tanah Datar. Dengan pendekatan komunikatif, kebijakan yang cepat, serta keberpihakan pada rakyat, Ahmad Fadly semakin dikenal sebagai wakil bupati yang bekerja nyata dan dekat dengan masyarakat.

Catatan Redaksi

Pemerintah daerah diharapkan konsisten menjaga pengawasan distribusi dan harga pangan agar kebijakan yang berpihak kepada masyarakat benar benar dirasakan hingga ke tingkat bawah, khususnya selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

TIM RMO

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *