BATUSANGKAR | Pemerintah Kabupaten Tanah Datar resmi menerima 28 unit Hunian Sementara Huntara Danantara yang dibangun oleh PT Nindya Karya sebagai bentuk respons cepat pascabencana alam banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada November 2025 lalu.
Penyerahan Huntara dilakukan secara simbolis oleh Project Manager PT Nindya Karya, Syafriwal, kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra, S.E., M.M., dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Gedung Indojolito Batusangkar, Jumat 6 Juni 2026, disaksikan jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ten Feri, Site Operational Manager PT Nindya Karya Hendra, Kalaksa BPBD Ermon Revlin, Kadis Sosial PPPA Hendra Setiawan, Kadis PUPR Mustika Suarman, Kadis Kominfo Dedi Tri Widono, Kadis Lingkungan Hidup Pempri, Kabag Hukum Audia Safitri, Camat Batipuh Selatan Ujang As’ad, para Wali Nagari, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Syafriwal menegaskan bahwa pembangunan Huntara di Tanah Datar merupakan perintah langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Danantara, sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan 28 unit Huntara tersebut ditargetkan rampung dalam waktu 12 hari kerja, dan berhasil diselesaikan tepat waktu sejak penugasan pada 15 Januari 2026, berkat dukungan penuh Pemerintah Daerah Tanah Datar dan seluruh pihak terkait.
Syafriwal berharap Huntara yang telah dibangun dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat terdampak bencana sebagai tempat tinggal sementara yang aman dan layak, sembari menunggu pembangunan Hunian Tetap oleh pemerintah pusat.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto, Danantara, serta PT Nindya Karya atas kepedulian dan langkah cepat membantu masyarakat Tanah Datar yang terdampak bencana.
Bupati Eka Putra mengungkapkan dirinya telah meninjau langsung lokasi Huntara di Guguak Malalo dan menilai kualitas bangunan sangat baik serta telah dilengkapi sebagian perabotan, sementara kekurangan fasilitas akan dilengkapi oleh Pemerintah Daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eka Putra juga menegaskan kepada para Wali Nagari untuk segera membersihkan lingkungan sekitar Huntara agar tercipta suasana yang nyaman, sehat, dan asri bagi para penghuni, serta mencegah kebiasaan membuang sampah sembarangan di sekitar lokasi.
Kepada masyarakat penerima Huntara, Eka Putra menjelaskan bahwa hunian tersebut bersifat sementara hingga Hunian Tetap selesai dibangun oleh pemerintah pusat, sembari meminta masyarakat untuk bersabar dan tetap optimis.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan percepatan pembangunan Huntap, agar masyarakat tidak terlalu lama tinggal di hunian sementara dan dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih layak.
Mewakili warga penerima Huntara, Salma menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Eka Putra dan seluruh pihak yang telah hadir dan membantu masyarakat melewati masa sulit pascabencana, seraya berharap pendampingan pemerintah terus berlanjut hingga masyarakat benar-benar bangkit kembali.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Eka Putra juga menyerahkan bantuan kebutuhan dasar kepada perwakilan penerima Huntara berupa tabung elpiji 3 kilogram, kompor gas, selimut, makanan siap saji, dan perlengkapan penunjang lainnya.
Catatan Redaksi:
Berita ini disusun sebagai bagian dari informasi publik mengenai penanganan pascabencana di Tanah Datar. Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
TIM







