Bersama Eka Putra, Wabup Ahmad Fadli Serap Aspirasi Warga dan Tegaskan Keberpihakan kepada Rakyat Kecil

TANAH DATAR | Suasana hangat Ramadhan terasa kian bermakna di Masjid Ashliyah, Jorong Balai Satu, Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Senin (23/2/2026). Malam itu, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadli hadir langsung bersama Tim Safari Ramadhan (TSR) II, menyatu dengan jamaah dalam nuansa ibadah dan kebersamaan.

Kehadiran orang nomor dua di Tanah Datar itu bukan sekadar memenuhi agenda seremonial tahunan. Ia datang membawa pesan kepemimpinan yang merangkul, mendengar, dan memastikan program pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke jorong.

Sejak menjelang berbuka, Ahmad Fadli terlihat menyapa warga satu per satu. Ia duduk bersama masyarakat, berbuka puasa, lalu melaksanakan salat Magrib dan Isya berjamaah. Seusai itu, dialog terbuka pun mengalir, membicarakan berbagai kebutuhan dan harapan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ahmad Fadli menyampaikan pesan Bupati Eka Putra bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan program prioritas meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, keberlanjutan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama.

Program unggulan seperti Satu Rumah Satu Hafizh/Hafizhah, insentif guru TPA dan Tahfiz, layanan bajak sawah gratis, Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), hingga bantuan pertanian tetap dilanjutkan. Pemerintah ingin memastikan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani dan generasi muda, terus meningkat.

Di sektor pertanian, Ahmad Fadli mengungkapkan bahwa kuota pupuk bersubsidi tahun ini mencapai 24.799 ton. Ia mengimbau para petani agar aktif dalam kelompok tani dan menjalin komunikasi dengan penyuluh pertanian agar distribusi pupuk berjalan tepat sasaran dan adil.

Sementara itu, pada bidang kesehatan, program Tanah Datar Sehat kini disesuaikan melalui mekanisme Bantuan Tidak Terduga (BTT). Skema ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu serta pasien penyakit berat yang dirawat di kelas III rumah sakit pemerintah. Kebijakan tersebut ditegaskan sebagai bentuk keberpihakan nyata kepada warga kecil.

Tak hanya fokus pada program rutin, pemerintah daerah juga terus mengawal proses pemulihan pascabencana. Setelah erupsi Gunung Marapi pada 2024 dan bencana hidrometeorologi 2025, langkah relokasi warga terdampak, pembangunan hunian tetap dan sementara, serta perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas.

Menurut Ahmad Fadli, Tanah Datar tidak sekadar bangkit dari bencana, tetapi bangkit dengan perencanaan yang matang dan berkelanjutan. Pemerintah ingin memastikan setiap kebijakan pascabencana benar-benar memperkuat ketahanan masyarakat di masa depan.

Di tengah berbagai tantangan, Tanah Datar tetap menorehkan prestasi membanggakan sepanjang 2025. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI yang diraih untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut menjadi bukti tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Pengakuan lain pun terus berdatangan, mulai dari penetapan Silek Galombang Duo Baleh sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, capaian TPID Award lima tahun beruntun, hingga peringkat empat MTQ Nasional tingkat Sumatera Barat. Prestasi itu memperkuat identitas Tanah Datar sebagai daerah religius dan berdaya saing.

Dalam kesempatan tersebut, TSR II juga menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp10 juta untuk Masjid Ashliyah, satu unit vacuum cleaner, serta bantuan berbuka puasa senilai Rp1,8 juta. Dukungan tambahan dari perbankan syariah turut memperkuat sinergi membangun umat.

Di akhir kunjungan, Ahmad Fadli mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan visi Tanah Datar Madani yang maju, religius, dan berkelanjutan berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Safari Ramadhan di Paninjauan itu pun menjadi potret kepemimpinan yang tidak berjarak. Di bawah duet kepemimpinan Eka Putra dan Ahmad Fadli, Tanah Datar terus melangkah dengan semangat kebersamaan, memastikan pembangunan tidak hanya terlihat di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

NB

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *