Safari Ramadan di Makodim 0307 Tanah Datar, Pangdam XX/TIB Dorong Usulan Tambahan Perbaikan Jembatan

Batusangkar, Tanah Datar | Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa di Markas Kodim 0307 Tanah Datar, Jumat (27/2/2026). Dalam rangka Safari Ramadan, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB), Mayjen TNI Arief Gajah Mada, hadir langsung untuk bersilaturahmi sekaligus berbuka puasa bersama jajaran TNI, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda.

Namun, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Di tengah kebersamaan Ramadan, perhatian Pangdam tertuju pada persoalan mendasar yang masih membayangi masyarakat Tanah Datar: pemulihan infrastruktur pascabencana.

Beberapa waktu lalu, bencana banjir bandang dan tanah longsor akibat cuaca hidrometeorologi melanda sejumlah wilayah di Tanah Datar, termasuk Kecamatan Batipuh Selatan. Infrastruktur vital seperti jembatan dan sarana air bersih mengalami kerusakan cukup parah, menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Arief Gajah Mada menegaskan komitmen TNI untuk terus hadir membantu masyarakat.

“Perbaikan jembatan dan sarana air bersih menjadi salah satu prioritas yang kami laksanakan. TNI telah membangun jembatan Bailey maupun jembatan Aramco di wilayah terdampak,” ujarnya.

Namun demikian, ia menyampaikan bahwa berdasarkan data yang diterimanya, di Tanah Datar baru dua titik jembatan yang mendapat bantuan pembangunan. Jumlah tersebut dinilai masih sangat minim dibandingkan kebutuhan riil di lapangan.

“Baru dua titik yang dilaksanakan pembangunan jembatan. Ini tentu sedikit sekali. Saya berharap ada usulan tambahan lagi, sehingga masyarakat yang terdampak bisa segera kembali beraktivitas dengan baik,” tegasnya.

Pernyataan itu menjadi sinyal kuat bahwa TNI membuka ruang koordinasi lebih luas dengan pemerintah daerah guna mempercepat pemulihan pascabencana.

Selain soal infrastruktur, Pangdam juga memberikan apresiasi terhadap hubungan harmonis antara Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan unsur Forkopimda. Menurutnya, komunikasi yang terjalin baik menjadi kunci keberhasilan dalam menangani bencana dan proses pemulihan.

“Saya mengapresiasi Bupati yang terus menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan Forkopimda. Sinergi seperti ini sangat penting, terutama dalam mengatasi dan memulihkan dampak bencana,” katanya.

Tak lupa, ia juga memberikan motivasi kepada para prajurit Kodim 0307 Tanah Datar, mulai dari Dandim hingga Babinsa yang menjadi ujung tombak di lapangan. Di bulan Ramadan, ia berpesan agar para prajurit tetap menjaga kesehatan sembari menjalankan ibadah puasa dan tugas-tugas kemanusiaan.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dukungan dan kerja keras jajaran TNI selama masa tanggap darurat dan pemulihan bencana.

“Tanah Datar ini memang daerah langganan bencana, terutama pada 2024 dan 2025 kemarin. Namun alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak dan dukungan TNI, musibah bisa kita lalui dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pelaksanaan program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Kecamatan Tanjung Emas yang dinilai memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan kegiatan pembinaan rohani dan wawasan kebangsaan.

“Program TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun karakter dan semangat kebangsaan masyarakat. Ini sangat bermanfaat bagi Tanah Datar,” tambahnya.

Kunjungan Pangdam XX/TIB kali ini pun menjadi momen istimewa bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Menurut Bupati, selama masa jabatannya, baru kali ini Pangdam berkunjung langsung dalam agenda resmi ke Tanah Datar.

“Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Selamat datang dan terima kasih atas kunjungannya. Semoga silaturahmi ini semakin mempererat hubungan ke depan,” ujarnya.

Sebelumnya, Dandim 0307 Tanah Datar, Letkol Inf. Agus Priyo Pujo Sumedi, menyampaikan sambutan hangat dan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan. Ia menyebutkan, sebanyak 158 prajurit bersama Persit turut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kami berharap kegiatan ini semakin meningkatkan jalinan silaturahmi dan komunikasi antara prajurit dan pimpinan,” katanya.

Safari Ramadan di Makodim 0307 Tanah Datar bukan sekadar agenda rutin tahunan. Di balik kebersamaan berbuka puasa, terselip komitmen kuat untuk membangun kembali harapan masyarakat yang terdampak bencana. Seruan Pangdam untuk mengusulkan tambahan pembangunan jembatan menjadi pesan penting: bahwa pemulihan tidak boleh berhenti pada dua titik, sementara masih banyak warga yang menanti akses yang layak untuk kembali menjalani kehidupan mereka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *